Apakah kesehatan bagian dari politik? Atau apakah politik juga mencakup kesahatan? Jawabannya tentu saja. Yuk kita berkenalan dengan politik kesehatan dan kesehatan politik! Kalau ndak salah definisi sehat menurut UU N0 23 Tahun 1992, kesehatan mencakup 4 aspek, yakni fisik (badan), mental (jiwa), sosial, dan ekonomi. Batasan kesehatan tersebut diilhami oleh batasan kesehatan menurut WHO. [...]
Archive for the ‘Health Economic’ Category
Politik dan Kesehatan
Posted in Health Economic, Health Insurance, Health Politics, Poverty on 17 June 2011 | 1 Comment »
Australia… Internet Menolak Tembakau
Posted in Health Economic, Health Law, Tobacco on 29 January 2011 | Leave a Comment »
Belajar dari negara tetangga memang sangat bermafaat. Jika tulisan saya sebelumnya mengajak kita belajar untuk berinovasi agar usia nyamuk diperpendek sehingga penyebaran demam berdarah bisa ditekan “Belajar dari Malaysia“. Ingat bahwa sesungguhnya bangsa yang besar adalah bangsa yang mau belajar dari kawan maupun lawan dari segala penjuru mata angin. Saatnya kita berpaling ke arah selatan, [...]
WHO Bangkrut
Posted in Health Economic, Planning and Evaluation on 26 January 2011 | Leave a Comment »
“The World Health Organization says it has reached a limit in its fight against diseases and disasters.” VOA News Pernyataan ini datang dari pimpinan organisasi kesehatan dunia (World Health Organiation – WHO), menyatakan bahwa WHO telah memasuki “babak terakhir”. Apa yang terjadi dengan organisasi ini? Bagaimana kelansungnya? Dibalik kesuksesan Margareth Chan, ternyata organsasi yang dipimpinnya [...]
pakai HELM karena takut polisi
Posted in Health Economic, Health Education, Health Law, Tuberculosis on 25 January 2011 | Leave a Comment »
Sejak gencarnya pemberlakuan Undang Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, maka semua pada rajin makai helm. Alasannya sederhana takut ditilang (versi penulis). Berdasarkan peraturan tersebut denda yang harus ditanggung oleh pengendara tanpa helm adalah sebesar 250.000,- (wah seharga sebuah helm standar) Hitung-hitungan angka kematian di jalan raya dikisaran 30 ribuan tiap tahunnya di negeri [...]
Berobat kok mahal?
Posted in Health Economic, Hospital on 16 January 2011 | Leave a Comment »
Sudah menjadi rahasia umum bahwa berobat itu sangatlah mahal. Makanya wajar banyak orang yang berposisi di garis merah (dibaca: miskin) tidak mampu untuk berobat. Taukah kamu kenapa biaya pengobatan begitu mahal? Dua faktor yan bisa menyebabkan besarnya biaya pengobatan yaitu: dari kita sendiri dan institusi kesehatan. Yuk kita lihat satu per satu. Institusi kesehatan Yang [...]
Monyet aja mikir!
Posted in Health Economic, Hospital on 12 January 2011 | Leave a Comment »
Jumlah penduduk Indonesia lebih dari 200 juta jiwa, 1% persennya adalah pecandu berobat ke luar negeri. Dengan kata lain, kira-kira 2 juta warga kita mencicipi layanan kesehatan di negeri asing. Mungkin yang termasuk 1 persen ini adalah para koruptor kita yang selalu beralasan berobat jika hendak ditangkap. Tapi kok berobatnya harus jauh-jauh yah, padahal inilah [...]
Saatnya berubah…
Posted in Health Economic, Health Insurance on 10 January 2011 | Leave a Comment »
“Hanya dengan perubahan segalanya bisa bertahan hidup” ujar si bunglon. Demikian juga halnya pada sektor kesehatan. Perubahan pada sektor kesehatan antara lain berupa berubannya arah kebijakan kesehatan, pola pembangunan kesehatan, pembiayaan kesehatan dan lain-lain. Perubahan ini disebabkan oleh perubahan politik, krisis ekonomi, perubahan pola pembangunan seperti sentralisasi menuju desentralisasi, serta banyak faktor lain yang mempengaruhi. [...]
10 fakta tentang pembiayaan kesehatan
Posted in Health Economic, Poverty on 7 January 2011 | Leave a Comment »
Jutaan orang terserang penyakit dan mati karena tidak memiliki duit untuk berobat. Yang lain tidak mampu membayar karena perlu pembiayaan rutin. 100 juta orang menjadi miskin karena mereka berusaha membayarkan biaya kesehatan mereka. Pelayanan kesehatan yang murah dan terjangkau adalah harapan semua orang. Namun apa dikata semua hanyalah sebuah teori. Penduduk tua semakin bertambah, penyakit [...]
2010 in review: Sektor Kesehatan
Posted in Empowering Community, Enviroment, Gizi Kesmas, Health Economic, Health Education, Health Law, HIV-AIDS, Hospital, Human Resource, MDGs, Pharmacy, Planning and Evaluation, Poverty, Puskesmas, Tobacco on 31 December 2010 | Leave a Comment »
Tahun 2010 selangkah lagi meninggalkan kita. Tahun 2010 merupakan bagian dari alur untuk menuju masa lebih baik, salah satunya adalah sektor kesehatan. Menuju tahun 2011, permasalahan dan tantangan kesehatan masih terus hadir. Diperlukan kerja keras dan kerja cerdas untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan tujuan Negara. Tulisan kali ini akan mencoba mereview tantangan pada tahun 2010 [...]
Tahun harapan untuk asuransi kesahatan?
Posted in Crazy Area, Health Economic, Poverty on 31 December 2010 | Leave a Comment »
Tahun 2010 hendak berlalu, saatnya kita menatap angka baru yaitu 2011. Tapi tau ngak sejak kapan tanggal 31 Desember dianggap sebagai penghujung tahun? Yah, si Julius Caeser adalah orang pertama yang mencetuskan untuk menerapkan penanggalan berdasarkan cara bumi menatap matahari. Tepat 1 Januari 45 sebelum Masehi, si Julius memutuskan sebagai awal tahun dan 31 Desember [...]


